- Medya Ramdhan ST. (Ist).
ALASANNews.com, Palu:Kepala Balai Sungai Sulawesi (BWSS) III Sulteng Medya Ramdhani ST mengatakan untuk cegah daya rusak Sungai Pengawu berdampak menggerus mengancam permukiman penduduk di Desa Pengawu Kecamatan Tatanga Kota Palu,dan sekitarnya pihak BWSS III Sulteng sesegera mungkin menangani dengan lakukan Survey lapangan.Dan takalah penting tertibkan dugaan pembalakan liar
"Terkait sungai Pengawu pihak BWSS III Sulteng sesegera mungkin akan kami lakukan survey lapangan, dan kalau ternyata memang diperlukan penanganan pengamanan terkait daya rusak air, maka akan kami ajukan usulan program kegiatannya ke kementerian PU. Namun takalah penting perlu tertibkan dugaan pembalakan liar" kata Kepala BWSS III Sulteng Medya Ramdhan ST kepada Alasannews melalui pesan WhatsApp Senin (25/8/25)
- Kondisi Sungai Pengawu Tatanga Kota Palu jika terjadi banjir bandang dapat mengancam permukiman penduduk sebahagian kota Palu. (Ist)
Dikatakan untuk proses usulan pihak BWSS III Sulteng ke Kementerian PU, tentunya dengan melihat kondisi sungai Pengawu saat ini untuk mencegah daya rusak dapat mengancam permukiman penduduk jika terjadi banjir bandang secara tiba-tiba tentunya diawali dengan usulan kegiatan SID pengamanan daya rusak air Sungai Pengawu
"Kapan usulan itu diajukan, itu tergantung nanti dari hasil survey. Kalau memang penanganan sangat diperlukan boleh jadi ditahun APBN 2026 akan kita usulkan" ujar Medya Ramdhan
Menurut Medya Ramdhan yang tidak kalah penting sebenarnya harus ada upaya pencegahan pembalakan hutan oleh instansi terkait sehingga erosi lahan hulu bisa dicegah dan mengurangi laju sedimen ke bagian hilir sungai, kalau selalu mengandalkan penanggulangan dengan konstruksi sipil biayanya relatif mahal.***



