- Kepala pelaksana BPBD Tolitoli, Abdullah Haruna Spt
Peristiwa ini menjadi kebakaran pertama di Tolitoli sepanjang tahun 2026, sekaligus mengejutkan warga di kawasan pemukiman padat tersebut. Api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah di sekitarnya karena jarak bangunan yang berdekatan serta material yang mudah terbakar.
Kepanikan warga tak terhindarkan. Sejumlah warga terlihat berusaha menyelamatkan diri dan mengamankan barang berharga dari dalam rumah saat kobaran api terus membesar.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tolitoli yang menerima laporan dari masyarakat langsung bergerak cepat menuju lokasi. Proses pemadaman berlangsung dramatis dan disertai pendinginan untuk mencegah api kembali menyala dan meluas ke bangunan lain.
Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil mengendalikan situasi hingga dinyatakan aman.
Kepala BPBD Kabupaten Tolitoli, Abdullah Haruna, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan atau assesment di lokasi kejadian untuk mengetahui dampak pasti kebakaran tersebut.
“Kami sedang melakukan assesment untuk mendata dampak kebakaran, termasuk total kerugian yang dialami warga terdampak,” ujar Abdullah Haruna.
Ia menjelaskan, terdapat enam Kepala Keluarga (KK) yang terdampak dalam peristiwa kebakaran ini. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Meski demikian, kerugian materiil diperkirakan cukup besar dan masih dalam proses pendataan oleh tim terkait. Sementara itu, penyebab kebakaran di Tolitoli ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan pemukiman padat penduduk. Edukasi mengenai pencegahan kebakaran dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang sepanjang tahun 2026.
Kebakaran enam rumah warga di Tolitoli ini menjadi pengingat bahwa faktor kelalaian kecil sekalipun bisa berujung pada musibah besar. Masyarakat diminta rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan kompor serta sumber api dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
Keyword kuat Google Discovery: kebakaran Tolitoli 2026, enam rumah terbakar di Tolitoli, kebakaran Kelurahan Baru Baolan, BPBD Tolitoli assesment, kebakaran pertama 2026 Tolitoli.***


