Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sebanyak 82 Peserta Ikut Selter JPTP Sulteng Tahun 2026, Tiga Diantaranya Dari Kabupaten Buol

| 03:19 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-25T20:26:24Z

Pewarta: Suleman Dj Latantu

ALASANnews.com,--Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kembali  melaksanakan kegiatan penilaian uji kompetensi manajerial dan sosial kultural dalam rangka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemprov Sulteng tahun 2026 yang  berlangsung di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (23/2/2026)


Berdasarkan informasi PPID BKD Sulteng Pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Pengumuman Nomor 800.1.2.6/008/PANSEL-JPT/2026. 


Adapun total peserta yang mendaftar sebanyak 85 orang dan dari jumlah tersebut hanya 82 orang yang mengikuti tahapan penilaian sedang 3 orang peserta lainnya tidak hadir.


Sementara dari 82 peserta yang mengikuti tahapan penilaian tersebut, termasuk 3 orang diantaranya berasal dari Kabupaten Buol, antara lain mantan Sekda Buol 

Dadang Hanggi, SH.MH, Asisten 2  Sarif Pusadan, SH. M.Si  dan Mohamad Ali Mahmud yang notabene pejabat eselon III pada inspektorat Buol


Kegiatan Seleksi Terbuka itu memperebutkan 12 strategi, yaitu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik, Kepala BPKAD, Kepala Badan Kesbangpol, Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah, Direktur UPT RSUD Undata, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, serta Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.


Kepala BKD Provinsi Sulawesi Tengah, Sitti Asma Ul Husnasyah, dalam Berbagainya menegaskan bahwa tahapan penilaian uji kompetensi ini merupakan bagian krusial dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berbasis sistem merit.


“Proses ini bukan sekedar formalitas, melainkan mekanisme objektif untuk mengukur kesesuaian kompetensi manajerial, sosial budaya, dan teknis bagi peserta dengan tuntutan jabatan yang akan diemban,” ujarnya.


Ia juga menekankan bahwa tahapan ini bersifat menggugurkan sehingga seluruh peserta diharapkan mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh keseriusan, komitmen, dan integritas.


“Tunjukkan kemampuan terbaik secara objektif dan apa adanya, karena hasil yang diperoleh akan menjadi dasar pertimbangan penting dalam menentukan kelayakan untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya,” tambahnya.


Penilaian potensi dan kompetensi manajerial dan sosial budaya ini dikoordinir oleh Kepala UPT. Penilain Kompetensi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah yang telah terakreditasi A, dengan dukungan asesor bersertifikasi dan profesional di bidangnya. Seluruh proses juga berada dalam pemantauan langsung Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai instansi pembina manajemen ASN.


“Kami memastikan pelaksanaan seleksi berlangsung transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan-undangan yang berlaku,” tegas Sitti Asma Ul Husnasyah.


Melalui seleksi terbuka ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap dapat menghasilkan pejabat pimpinan tinggi pratama yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan yang kuat guna mendukung peningkatan kinerja organisasi serta pelayanan publik yang semakin optimal ***

×
Berita Terbaru Update