ALASANnews.com, --Desa Lelean Nono resmi mewakili Kecamatan Baolan dalam ajang Lomba Desa dan Kelurahan 2026 tingkat Kabupaten Tolitoli. Desa yang dikenal sebagai “Desa Santri” dan langganan juara itu tampil membawa berbagai potensi unggulan, mulai dari penguatan UMKM hingga semangat gotong royong masyarakat.
Penilaian lomba digelar di Balai Desa Lelean Nono, Kamis (21/5), mengusung tema pemberdayaan ekonomi lokal melalui koperasi desa dan UMKM. Tim juri menilai berbagai aspek, di antaranya tata kelola pemerintahan, kewilayahan, kemasyarakatan, inovasi desa, digitalisasi layanan publik, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.
Camat Baolan, Andi Irmayanti Azis mengapresiasi kesiapan dan kerja keras pemerintah desa bersama masyarakat dalam menghadapi penilaian tingkat kabupaten tersebut. Ia berharap lomba menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan desa.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Tolitoli, Moh. Asrul Bantilan yang mewakili Bupati Tolitoli menegaskan agar proses penilaian dilakukan secara objektif dan transparan. Ia juga mendorong desa-desa untuk terus menggali potensi lokal serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Kegiatan penilaian turut dihadiri Forkopimca Baolan, Asisten Pemerintahan dan Kesra, kepala OPD, kepala desa dan lurah se-Kecamatan Baolan, serta TP-PKK. Proses tanya jawab melibatkan tim juri dari Diskominfo, Disdikbud, Brida, dan perangkat daerah teknis lainnya.
Dengan pengalaman dan prestasi yang dimiliki, Lelean Nono optimistis mampu kembali mengharumkan nama Kecamatan Baolan di tingkat Kabupaten Tolitoli.
Sumber:DKIPS


