Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Ketapang Resmikan Teduh Coffee, Dorong Ruang Silaturahmi dan Diskusi untuk Kemajuan Daerah

| 21:59 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-07T14:59:30Z

Alasannews.com | KETAPANG  - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., meresmikan Teduh Coffee yang ditandai dengan prosesi pemotongan pita serta peninjauan langsung seluruh area kafe, Sabtu (06/06/2026). 


Kehadiran Teduh Coffee diharapkan menjadi salah satu ruang publik yang mampu mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menambah semarak perkembangan sektor usaha dan ekonomi kreatif di Kabupaten Ketapang.




Bupati dalam sambutannya, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas Grand Opening Teduh Coffee. Ia mengapresiasi hadirnya pelaku usaha yang terus berinvestasi dan memberikan warna baru bagi perkembangan Kota Ketapang.


"Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang, saya mengucapkan selamat dan sukses atas Grand Opening Teduh Coffee. Semoga ke depan semakin sukses, lancar, dan jaya. Terima kasih juga telah hadir dan menambah semarak Kota Ketapang," ujarnya.


Menurut Bupati, perkembangan kafe dan warung kopi di Ketapang menunjukkan tingginya budaya berkumpul dan bersosialisasi di tengah masyarakat. 


Bahkan, ia menilai jumlah tempat nongkrong di Ketapang tidak kalah dengan kota-kota besar lainnya.


"Artinya secara sosiologis masyarakat kita memang senang bersosialisasi, bersilaturahmi, dan berkawan. Dengan adanya tempat seperti ini, mudah-mudahan berbagai persoalan dan dinamika yang terjadi di Ketapang dapat dibicarakan dengan suasana yang santai sambil menikmati secangkir kopi," katanya.


Bupati juga memberikan apresiasi terhadap nama "Teduh" yang dinilai memiliki makna filosofis yang sangat baik. 


Menurutnya, teduh menggambarkan suasana yang sejuk, damai, mampu menjadi ruang rekonsiliasi, mengayomi, serta menghadirkan solusi dari berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.


"Ketika suasana di luar terasa panas, kita bisa datang ke sini untuk mencari kesejukan, berdiskusi, dan menemukan jalan keluar bersama. Itulah makna teduh yang sesungguhnya," ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyinggung sejumlah isu yang tengah menjadi perhatian masyarakat, seperti informasi mengenai kenaikan harga LPG dan sempat menurunnya harga kelapa sawit yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Ketapang.


Oleh karena itu, Ia berharap berbagai persoalan tersebut tidak memicu gejolak sosial maupun ekonomi yang berkepanjangan. Menurutnya, ruang-ruang publik seperti kafe dapat menjadi tempat bertukar pikiran dan memperkuat komunikasi antara masyarakat.


"Masyarakat Ketapang sebagian besar telah menggantungkan kehidupan pada sektor kelapa sawit, baik di wilayah pedalaman maupun pesisir. Namun saya percaya, ketika kita membangun komunikasi yang baik dan menjaga kebersamaan, tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan," tuturnya.


Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga budaya silaturahmi dengan semangat yang positif sehingga Ketapang tetap menjadi daerah yang aman, damai, nyaman, dan produktif.


"Semoga budaya berkumpul dan berdiskusi ini terus kita poles menjadi sesuatu yang positif sehingga Ketapang tetap menjadi rumah besar bagi kita semua untuk bergandeng tangan dan bergotong royong membangun daerah yang lebih maju, lebih baik, dan lebih sejahtera," pesannya.


Sementara itu, Owner Teduh Coffee, Theo Bernadhi, S.Sos mengatakan bahwa kehadiran Teduh Coffee berangkat dari niat sederhana untuk menghadirkan sebuah ruang yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.


Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa Teduh Coffee tidak hanya hadir sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi, bertukar gagasan, dan membangun kolaborasi demi kemajuan Kabupaten Ketapang.


"Tempat ini lahir dari keinginan sederhana agar siapa pun bisa datang tanpa sekat. Selain menjadi tempat ngopi, kami berharap Teduh Coffee dapat menjadi ruang silaturahmi dan ruang diskusi yang melahirkan ide-ide positif untuk kemajuan Kabupaten Ketapang," ujar Theo.


Peresmian Teduh Coffee pun menjadi simbol tumbuhnya optimisme terhadap perkembangan sektor usaha kuliner dan ekonomi kreatif di Ketapang, sekaligus memperkuat peran ruang publik sebagai tempat membangun komunikasi, kebersamaan, dan semangat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.(Teguh)

×
Berita Terbaru Update