Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wakil Bupati Ketapang Lepas Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448H

| 15:23 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-16T08:24:05Z

Alasannews.com | KETAPANG, Prokopim – Ribuan peserta memadati kawasan Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang untuk mengikuti Festival Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi simbol syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.


Pawai Obor yang diselenggarakan oleh Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas melalui Pemuda Masjid Prima Al-Ikhlas tersebut diikuti sekitar 2.000 peserta yang berasal dari pelajar SD, MIN, SMP, SMA, MAN, SMK, TPA, TPQ, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, hingga Pramuka Peduli di Kabupaten Ketapang.


Suasana semakin semarak dengan penampilan grup drumband yang mengiringi jalannya pawai di sepanjang rute yang telah ditentukan. Ribuan warga tampak memadati sisi jalan untuk menyaksikan iring-iringan peserta yang membawa obor sebagai simbol cahaya dan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.


Festival Pawai Obor secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, SH, yang ditandai dengan pengangkatan bendera Prima Al-Ikhlas Ketapang dan penyalaan obor.


Wabup dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat Ketapang. Ia berharap pergantian tahun menjadi momentum untuk melakukan muhasabah, memperbaiki diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Ketapang yang lebih maju dan sejahtera.


"Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam penanggalan Hijriah, tetapi mengandung makna yang sangat mendalam. Peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah mengajarkan kita tentang semangat perubahan, pengorbanan, keteguhan, dan optimisme dalam meraih kehidupan yang lebih baik," ujarnya.


Wabup mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani semangat hijrah dengan meninggalkan segala hal yang kurang baik menuju kehidupan yang lebih bermanfaat, produktif, dan penuh keberkahan.


Menurutnya, Pawai Obor merupakan salah satu bentuk syiar Islam yang positif sekaligus wadah untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.


"Melalui kegiatan ini kita juga menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keislaman serta memperkenalkan makna Tahun Baru Hijriah kepada masyarakat luas," katanya.


Wakil Bupati juga mengaku bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, santri, majelis taklim, organisasi kepemudaan, hingga berbagai lembaga dan komunitas Islam.


Oleh karena itu, Ia mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung sehingga Pawai Obor dapat menjadi cerminan indahnya ajaran Islam yang rahmatan lil 'alamin.


Sementara itu, Ketua Prima Al-Ikhlas Ketapang sekaligus Ketua Panitia, Dwi Ariwibowo, mengatakan Festival Pawai Obor 1448 Hijriah diselenggarakan untuk menyemarakkan pergantian Tahun Baru Islam sekaligus mensyiarkan nilai-nilai ajaran Islam kepada masyarakat.


Menurutnya, nyala api obor memiliki makna sebagai simbol pencerahan yang mengusir kegelapan, membangkitkan harapan, serta menggambarkan semangat perjuangan dan keteladanan hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.


"Tema Festival Pawai Obor tahun ini adalah 'Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Berakhlak Mulia dan Berprestasi'. Kami berharap kegiatan ini mampu mempererat ukhuwah sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas kesempatan memasuki Tahun Baru Hijriah," ujarnya.


Selain melibatkan sekitar 2.000 peserta dan drumband, panitia juga menyiapkan penghargaan bagi penampilan drumband terbaik, peserta pawai obor terbaik, serta kategori peserta terbanyak sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan partisipasi masyarakat.


Meski menyebabkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kota Ketapang akibat membludaknya masyarakat yang ingin menyaksikan kegiatan tersebut, Festival Pawai Obor 1448 Hijriah berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.


Pawai Obor ini pun menjadi salah satu agenda syiar Islam yang tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga memperkuat nilai persaudaraan, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong dalam membangun generasi Ketapang yang religius, berakhlak mulia, cerdas, dan berdaya saing.


Adapun yang mendapat juara pada lomba Pawai Obor + Drumband yaitu

Juara 1 Sman, Juara 2 Man 1, Juara 3 Sman 1, Harapan 1 Smkn 1, Harapan 2 Smkn 2 dan Harapan 3 Smpn I.

Untuk Pawai Pawai Obor yaitu Juara 1 Mtsn 1, Juara 2 Sdn 07, Juara 3 Min 1 Ktp, Harapan 1 Tpq Nurul Hidayah, Harapan 2 Sdn 12 Delta Pawan dan Harapan 3 Sdn 17 Delta Pawan 

Juara Favorit 1 : Sdn 05 Ketapang

Juara Favorit 2 : Min 1 Ketapang 

Juara Peserta Terbanyak: Mtsn 1 Ketapang.


(Teguh)

×
Berita Terbaru Update