ALASANNEWS, PALU – Budayawan sekaligus politisi senior Sulawesi Tengah, Arifin Sunusi, SH., MBT., memberikan apresiasi terhadap kinerja Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., bersama Wakil Gubernur dr. Renny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes.
Mantan Ketua DPRD Kota Palu itu menilai sembilan program yang dikenal dengan “9 Program Berani” tidak semata-mata menjadi janji politik saat kontestasi pemilihan kepala daerah, tetapi telah diarahkan menjadi bagian dari agenda pembangunan daerah.
Menurut Arifin, visi dan misi pemerintahan Anwar Hafid-Renny A. Lamadjido yang dituangkan dalam kebijakan pembangunan daerah memiliki arti penting karena menyangkut kesinambungan program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia menilai, penguatan program melalui dokumen perencanaan pembangunan daerah menjadi langkah strategis agar kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tidak berhenti pada satu periode pemerintahan.
Berani Cerdas dan Berani Sehat
Dalam implementasinya, Arifin secara khusus menyoroti dua program yang dinilainya memiliki dampak langsung terhadap masyarakat, yakni Berani Cerdas di bidang pendidikan dan Berani Sehat di bidang kesehatan.
Menurut dia, kedua program tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah daerah mengurangi beban masyarakat, terutama kelompok yang memiliki keterbatasan ekonomi.
Berani Cerdas, kata Arifin, memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui dukungan pendidikan dan beasiswa. Program tersebut mencakup kesempatan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi, termasuk program sarjana (S1), magister (S2), dan doktoral (S3).
Kebijakan itu dinilai penting karena pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia Sulawesi Tengah.
“Program Berani Cerdas ini dijalankan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur sesuai dengan janji kampanye mereka untuk menciptakan sumber daya manusia terdidik di Sulteng. Respons masyarakat sangat bagus sekali,” ujar Arifin kepada Alasannews melalui pesan singkat WhatsApp, Senin (10/8/2026).
Ia menilai, keberpihakan terhadap sektor pendidikan tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima beasiswa saat ini, tetapi juga dapat menjadi modal pembangunan Sulawesi Tengah di masa mendatang.
Berani Sehat Ringankan Beban Masyarakat
Selain pendidikan, Arifin memberikan perhatian terhadap program Berani Sehat yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, akses kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa dibatasi oleh kemampuan ekonomi.
Program pelayanan kesehatan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat, kata Arifin, menjadi sangat penting, terutama ketika masyarakat menghadapi tekanan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan hidup.
Ia menilai, jaminan akses terhadap layanan kesehatan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat karena warga tidak harus menanggung seluruh beban biaya ketika membutuhkan pelayanan medis.
Jaring Pengaman di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Arifin juga melihat program pendidikan dan kesehatan gratis memiliki fungsi yang lebih luas. Kedua program tersebut, menurut dia, dapat menjadi semacam jaring pengaman sosial di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian.
Fluktuasi ekonomi dapat memberikan tekanan terhadap daya beli dan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar. Dalam kondisi tersebut, intervensi pemerintah melalui sektor pendidikan dan kesehatan dinilai dapat membantu mengurangi beban rumah tangga.
“Program Berani Sehat dan Berani Cerdas ini pastilah sangat membantu masyarakat di tengah himpitan ketidakpastian ekonomi. Manfaatnya dirasakan langsung dan sangat berguna bagi rakyat banyak,” tegas Arifin.
Ia berharap implementasi kedua program tersebut terus dijaga kualitas dan ketepatan sasarannya sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Bukan Sekadar Janji Politik
Lebih jauh, Arifin menilai konsistensi antara visi-misi, perencanaan pembangunan, dan pelaksanaan program merupakan aspek penting dalam menilai keberhasilan sebuah pemerintahan.
Menurut dia, program pemerintah akan memiliki daya tahan lebih kuat apabila diterjemahkan secara konsisten ke dalam dokumen perencanaan dan kebijakan pembangunan daerah.
Karena itu, Arifin mengapresiasi langkah pemerintahan Anwar Hafid dan Renny A. Lamadjido yang menjadikan program-program prioritas sebagai bagian dari arah pembangunan Sulawesi Tengah.
Ia berharap program tersebut terus dikawal, dievaluasi, dan disempurnakan sehingga tidak hanya kuat secara administratif, tetapi juga benar-benar memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
“Manfaatnya sangat besar dan dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan,” pungkas Arifin.


