Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sekda Ketapang Apresiasi Pelestarian Tradisi Robo-Robo Kelurahan Kauman

| 03:11 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-12T20:11:06Z


Alasannews.com | KETAPANG, — Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto, S.Sos., M.Si., menghadiri Acara Robo-Robo Kelurahan Kauman Tahun 2026 yang digelar di Penambang Kauman, Rabu (12/8/2026).


Tradisi yang digelar rutin setiap tahun tersebut berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan tamu yang diiringi tabuhan gendang dan atraksi Silat Kutamare, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemancungan batang sebagai bagian dari adat penyambutan tamu.



Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan antusiasme warga dalam menjaga tradisi Robo-Robo yang telah diwariskan secara turun-temurun.


Dalam sambutannya, Repalianto menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Kauman yang konsisten mempertahankan tradisi budaya tersebut.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Kauman yang telah menjaga dan melaksanakan tradisi Robo-Robo secara turun-temurun,” ujar Repalianto.


Menurutnya, Robo-Robo bukan sekadar kegiatan budaya tahunan, tetapi mengandung nilai-nilai penting dalam kehidupan masyarakat, mulai dari kebersamaan, doa, rasa syukur, gotong royong hingga penghormatan terhadap warisan leluhur.


Ia juga mengapresiasi tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut, yakni “Merawat Tradisi, Mempererat Silaturahim, Melestarikan Warisan Melayu.”


Repalianto mengatakan, merawat tradisi berarti memastikan warisan budaya tidak hilang ditelan perkembangan zaman. Sementara mempererat silaturahim menjadikan tradisi sebagai ruang untuk mempertemukan masyarakat, memperkuat persaudaraan dan membangun kebersamaan.


“Melestarikan warisan Melayu berarti kita memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar mereka mengetahui, mencintai dan bangga terhadap identitas budayanya sendiri,” katanya.


Lebih lanjut Ia menilai tantangan pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman bukan hanya mempertahankan tradisi agar tetap ada, tetapi juga memastikan tradisi tersebut tetap hidup dan relevan bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang.


Menurutnya, generasi muda perlu terlibat secara langsung dalam kegiatan budaya agar tidak hanya mengenal tradisi daerah melalui cerita orang tua, buku maupun media sosial.


“Jangan sampai anak-anak kita mengenal budaya daerahnya hanya dari cerita orang tua, buku, atau media sosial. Mereka harus mengalami, melihat dan ikut terlibat langsung dalam tradisi yang menjadi bagian dari identitas masyarakatnya,” ucapnya.


Karena itu, Repalianto mengajak para orang tua, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda dan seluruh masyarakat Kelurahan Kauman untuk terus memberikan ruang bagi generasi muda dalam setiap kegiatan kebudayaan.


Ia juga menegaskan Pemerintah Kabupaten Ketapang berkomitmen mendukung pelestarian adat dan budaya daerah sebagai bagian penting dari pembangunan masyarakat.


“Kita ingin Kabupaten Ketapang tidak hanya maju dalam pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga kuat dalam identitas, adat, budaya dan nilai-nilai kebersamaan,” tegasnya.


Repalianto berharap Robo-Robo Kelurahan Kauman dapat terus berkembang, tidak hanya sebagai momentum mempererat silaturahim masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Ketapang yang dapat diperkenalkan dan dipromosikan kepada masyarakat luas.


Repalianto juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh panitia serta masyarakat Kelurahan Kauman yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan tersebut.


“Semoga seluruh rangkaian Robo-Robo Kelurahan Kauman Tahun 2026 berjalan lancar, memberikan keberkahan, mempererat persaudaraan, serta membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.


Pada kesempatan tersebut, panitia juga memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi Robo-Robo dan Mandi Syafar.


Suasana kebersamaan semakin terasa ketika panitia menyiapkan seprahan makan ketupat colet bersama yang menjadi salah satu persembahan khas dalam tradisi Robo-Robo.


Kegiatan ditutup dengan hiburan berupa atraksi drumband yang dibawakan siswa-siswi SMA Negeri 2 Ketapang, menambah semarak pelaksanaan tradisi budaya masyarakat Kelurahan Kauman.



(Teguh) 

Editor / Gun*

×
Berita Terbaru Update