Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Arie Kriting Cari Kabar Baik dari 38 Provinsi, Warganet Soroti Program Anwar Hafid Berani Sehat dan Berani Cerdas di Sulteng

| 18:54 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-01T11:54:31Z

 


Oleh: Elkana Lengkong

Redaktur Eksekutif


ALASANNEWS, JAKARTA — Komika dan Konten Kreator Arie Kriting membuka perbincangan publik mengenai kinerja pemerintah daerah melalui sebuah utas di akun Threads pribadinya. Ia mengajak warganet menunjukkan daerah yang memiliki program pemerintah yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Pertanyaan Arie muncul di tengah maraknya kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Alih-alih ikut memperpanjang kritik, ia mencoba melihat sisi lain dengan meminta masyarakat berbagi pengalaman mengenai kebijakan positif di daerah masing-masing.


Dalam utas tersebut, Arie mempertanyakan apakah dari 38 provinsi di Indonesia tidak ada satu pun kepala daerah yang memiliki program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


“Adakah provinsi yang gubernurnya saat ini mempunyai program dan berhasil memberikan hal baik untuk rakyatnya dari program tersebut? Gak mungkinlah dari 38 provinsi tidak ada satu pun yang punya kinerja baik,” tulis Arie Kriting di Threads.


Pernyataan itu kemudian mengundang respons dari warganet. Berbagai daerah disebut dalam kolom tanggapan, tetapi Sulawesi Tengah menjadi salah satu wilayah yang mendapat sorotan cukup kuat.


Sejumlah pengguna Threads mengarahkan perhatian kepada program Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid. Dua kebijakan yang banyak disebut adalah Berani Cerdas di bidang pendidikan dan Berani Sehat untuk pelayanan kesehatan.


Berani Cerdas untuk Akses Pendidikan


Berani Cerdas merupakan program yang ditujukan untuk membantu mahasiswa asal Sulawesi Tengah memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi.


Program tersebut memberikan dukungan pembiayaan bagi mahasiswa ber-KTP Sulawesi Tengah pada jenjang S1, S2, hingga S3. Berdasarkan data yang disampaikan dalam materi program, penerimanya mencapai sekitar 30.000 mahasiswa, dengan bantuan hingga Rp20 juta per orang.


Kebijakan ini mendapat perhatian karena menyasar persoalan biaya pendidikan yang selama ini menjadi salah satu tantangan bagi mahasiswa dan keluarga.


Bagi pemerintah daerah, dukungan tersebut diarahkan untuk memperluas kesempatan anak-anak Sulawesi Tengah memperoleh pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah.


Berani Sehat Mudahkan Masyarakat Mengakses Layanan


Program kedua yang banyak mendapat perhatian adalah Berani Sehat.


Melalui program tersebut, masyarakat Sulawesi Tengah memperoleh kemudahan mengakses pelayanan kesehatan dengan menggunakan KTP sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah daerah.


Program itu juga disebut mencakup upaya mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat yang mengalami tunggakan. Langkah tersebut diharapkan membantu warga yang sebelumnya menghadapi kendala dalam memperoleh jaminan pelayanan kesehatan.


Kedua program itu memiliki sasaran berbeda, tetapi sama-sama menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Pendidikan berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, sedangkan kesehatan berhubungan langsung dengan perlindungan sosial dan kualitas hidup warga.


Warganet Berikan Kesaksian


Utas Arie Kriting kemudian berkembang menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pengalaman mereka. Sejumlah warganet yang mengaku berasal dari Sulawesi Tengah memberikan tanggapan positif mengenai kebijakan pemerintah provinsi.


Nama Anwar Hafid ikut mencuat dalam percakapan tersebut. Warganet menyebut program pendidikan dan kesehatan sebagai contoh kebijakan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


Respons tersebut menarik perhatian karena Arie sejak awal tidak menunjuk gubernur atau provinsi tertentu. Ia justru meminta publik sendiri yang memberikan contoh berdasarkan pengalaman dan penilaian mereka.


Dari diskusi itu, Sulawesi Tengah menjadi salah satu daerah yang disebut warganet melalui program yang menyasar kebutuhan pendidikan dan kesehatan.


Dari Kritik Menuju Apresiasi


Utas Arie Kriting pada akhirnya tidak hanya menjadi perbincangan tentang siapa kepala daerah yang memiliki kinerja baik. Percakapan tersebut juga memperlihatkan bagaimana media sosial dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pengalaman terhadap kebijakan pemerintah.


Bagi Sulawesi Tengah, munculnya respons positif terhadap Berani Cerdas dan Berani Sehat menjadi bagian dari percakapan tersebut.


Meski demikian, setiap program publik tetap membutuhkan evaluasi secara objektif, baik dari sisi jumlah penerima manfaat, ketepatan sasaran, pengelolaan anggaran, keberlanjutan maupun dampaknya terhadap masyarakat.


Pertanyaan Arie Kriting di Threads dengan demikian membuka perspektif berbeda di tengah perdebatan mengenai pemerintahan daerah. Kritik terhadap pemerintah tetap penting, tetapi keberhasilan program yang benar-benar dirasakan masyarakat juga layak mendapat ruang untuk dibicarakan.


Dari 38 provinsi yang ada di Indonesia, diskusi itu akhirnya membawa perhatian warganet kepada Sulawesi Tengah khususnya program Berani Cerdas dan Berani Sehat yang dijalankan pada masa pemerintahan Anwar Hafid.

×
Berita Terbaru Update