Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Klarifikasi Pelaksanaan Proyek Saluran Jalan Purnama 2: Pihak Pelaksana Pastikan Pekerjaan Masih Dalam Masa Pemeliharaan dan Perbaikan Terus Dilakukan

| 17:20 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-18T10:20:23Z


Alasannews.com | PONTIANAK – Menanggapi sejumlah aspirasi dan catatan dari masyarakat terkait kondisi fisik pekerjaan saluran di Jalan Purnama 2, Gang Al Hijrah, Pontianak Selatan, pihak pelaksana proyek, CV. FAFA SEJAHTERA ABADI, memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan informasi yang beredar. Melalui keterangan tertulisnya pada Jumat (18 September 2026), pelaksana menegaskan bahwa paket pekerjaan senilai Rp197 juta tersebut saat ini masih berada dalam tahap masa pemeliharaan (maintenance period), sehingga proses penyempurnaan dan perbaikan teknis masih terus berlangsung sesuai standar kontrak.

Fokus pada Masa Pemeliharaan dan Standar Teknis

Dalam penjelasannya, pihak pelaksana menggarisbawahi bahwa setiap pekerjaan infrastruktur memiliki tahapan yang baku, termasuk periode pasca-pembangunan fisik dimana kontraktor berkewajiban melakukan perawatan dan perbaikan jika ditemukan ketidaksempurnaan.

“Kami ingin menyampaikan bahwa pekerjaan saluran di lokasi tersebut saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Oleh karena itu, segala bentuk penyempurnaan, pembersihan, maupun perbaikan detail teknis seperti pemasangan turap dan mini file merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan hasil akhir memenuhi spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan,” ungkap perwakilan CV. FAFA SEJAHTERA ABADI, Jumat (18/9/2026).

Pihak pelaksana juga menekankan bahwa semua material dan metode pengerjaan tetap mengacu pada dokumen kontrak dan acuan teknis yang berlaku. Adanya temuan lapangan seperti papan turap yang perlu penyesuaian atau sisa material selama proses konstruksi, diakui sebagai hal yang wajar dalam tahapan pekerjaan sipil, namun akan segera diselesaikan sebelum masa pemeliharaan berakhir.

Komitmen Kualitas dan Respons Terhadap Aspirasi Warga

Menanggapi kekhawatiran warga mengenai kebersihan saluran dan kerapihan pemasangan, pihak pelaksana menyatakan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam mengawasi pembangunan. Catatan dari warga dianggap sebagai masukan berharga untuk mempercepat proses penyelesaian pekerjaan.

“Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan seluruh item pekerjaan, termasuk pembersihan lumpur di dalam saluran dan perapian sisi turap, agar fungsi drainase dapat berjalan optimal dan estetika lingkungan terjaga. Kami memastikan tidak ada pengurangan material yang merugikan kualitas bangunan,” tambah pihak pelaksana.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa kondisi "retak-retak" atau ketidakrataan yang sempat terlihat merupakan bagian dari proses curing (perawatan beton) atau penyesuaian tanah yang akan ditangani secara tuntas oleh tim teknis di lapangan sebelum serah terima final dilakukan.

Harmonisasi Pengawasan dan Partisipasi Masyarakat

Pihak pelaksana juga mengapresiasi peran Dinas Perkim Kota Pontianak yang telah melakukan pengawasan berkala. Kolaborasi antara pengawas teknis, pelaksana, dan masyarakat dinilai penting untuk menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat jangka panjang.

“Kami mengundang warga untuk tetap berkomunikasi dengan kami atau tim pengawas lapangan jika masih menemukan hal yang perlu diperbaiki. Tujuan kami sama, yaitu menghadirkan saluran air yang fungsional, rapi, dan tahan lama bagi kenyamanan bersama,” pungkas pihak pelaksana.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami tahapan teknis pekerjaan infrastruktur dan merasa tenang bahwa proyek yang dibiayai APBD Kota Pontianak tersebut sedang dalam proses penyempurnaan menuju standar kualitas terbaik.

(Tim Redaksi)
×
Berita Terbaru Update