Tolitoli, ALASANnews.com— Kontingen Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kabupaten Toli-Toli resmi diberangkatkan untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu.
Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari kategori dewasa dan anak-anak dilepas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Toli-Toli, Moh. Asrul Bantilan, S.Sos., dalam acara yang berlangsung di Aula Balre Tau Dako Lipu (Rumah Jabatan Bupati), Rabu malam, 30 September 2026.
Kontingen Toli-Toli akan tampil dalam ajang Pesparani tingkat Provinsi Sulteng yang berlangsung 1 hingga 4 Oktober 2026 di Kota Palu. Sejumlah kategori lomba akan diikuti, di antaranya paduan suara rohani, cerdas cermat dan kategori lainnya.
Pelepasan kontingen diawali dengan doa bersama. Suasana semakin khidmat saat dilakukan penyerahan Bendera Pataka dari Sekda Moh. Asrul Bantilan kepada Ketua Kontingen LP3KD Toli-Toli sebagai simbol kesiapan membawa nama daerah dalam ajang tingkat provinsi tersebut.
Mewakili Bupati Toli-Toli, Sekda Moh. Asrul Bantilan menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen tidak semata-mata mengejar prestasi dalam perlombaan.
Menurutnya, Pesparani juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan serta semangat toleransi antarsesama umat beragama di Sulawesi Tengah.
“Dari Toli-Toli menuju Palu, satu semangat dalam iman, persaudaraan, dan kebersamaan,” ujar Asrul.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjaga nama baik Kabupaten Toli-Toli serta menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pelaksanaan Pesparani.
Keberangkatan kontingen ini sekaligus menjadi representasi semangat masyarakat Toli-Toli dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.
Turut hadir dalam kegiatan pelepasan tersebut Kakan Kemenag Toli-Toli H. Jumade, Ketua LP3KD, para peserta serta pendamping kontingen.
Kini, 40 peserta LP3KD Toli-Toli bersiap menuju Kota Palu untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa pesan persaudaraan dan toleransi dari Toli-Toli untuk Sulawesi Tengah.***


