Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kinerja Solid di Industri Ketat, Bank Sulteng Sabet Penghargaan Nasional "BPD Sangat Baik 2025"

| 15:40 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-17T08:40:17Z

 


  • Penghargaan bergengsi dalam ajang THE ASIANPOST BUMD Awards 2026 yang digelar di Alila Solo, Kamis (16/04/2026). (Ist).

ALASANNEWS, (Surakarta) – PT Bank Sulteng kembali membuktikan tajinya di kancah nasional. Di tengah persaingan industri perbankan yang kian sengit, bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Tengah ini berhasil mengukuhkan posisi sebagai salah satu bank daerah paling sehat dan produktif di Indonesia.


Prestasi gemilang ini berbuah penghargaan bergengsi dalam ajang The AsianPost BUMD Awards 2026 yang dihelat di Alila Solo, Kamis (16/04/2026). Bank Sulteng dinobatkan sebagai “BPD dengan Kinerja Sangat Baik Tahun 2025” untuk kategori KBMI 1


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto, didampingi Dewan Pakar Infobank, Sigit Pramono, kepada Direktur Utama Bank Sulteng, Ramiyatie.


Dominasi di Tengah Ribuan BUMD


Pencapaian Bank Sulteng ini menjadi catatan penting di tengah potret BUMD nasional. Dari 1.037 BUMD yang ada di Indonesia, hanya sekitar 60% yang mampu mencetak laba. Di sektor keuangan, peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) sangatlah vital, menguasai aset hingga Rp1.281,55 triliun dan menyumbang hampir separuh dari total laba seluruh BUMD di Indonesia.


Dalam ekosistem yang kompetitif tersebut, Bank Sulteng tampil menonjol dengan catatan keuangan yang impresif sepanjang tahun 2025:


Pendapatan dan Profitabilitas:


Mengantongi pendapatan bunga bersih sebesar Rp677,6 miliar dengan Net Interest Margin (NIM) yang kompetitif di angka 6,43%.


Efisiensi Operasional: Berhasil menekan rasio BOPO di level 72,32% dan Cost to Income Ratio (CIR) sekitar 58%, membuktikan bahwa pertumbuhan pendapatan tidak habis dimakan biaya operasional.


Kesehatan Aset: Kualitas kredit tetap terjaga dengan NPL net sebesar 1,93%, jauh di bawah ambang batas aman regulator.


Permodalan Kokoh: Memiliki Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 23,11%, sebuah fondasi kuat yang siap menopang ekspansi bisnis di masa depan.


Bukan Sekadar Skala, Tapi Kualitas


Keberhasilan ini menegaskan bahwa kekuatan sebuah bank daerah tidak hanya diukur dari besar kecilnya aset, melainkan dari kedisiplinan pengelolaan dan kualitas struktur keuangan.


Bagi Bank Sulteng, penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa bank kategori KBMI mampu bersaing secara berkelanjutan.


Dengan rasio pinjaman terhadap pendanaan (Loan to Funding Ratio) yang stabil di angka 90,52%, Bank Sulteng sukses menjalankan fungsi intermediasi secara seimbang: mendorong ekonomi daerah sekaligus menjaga likuiditas tetap aman.


Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Bank Sulteng siap melangkah ke level yang lebih tinggi, membawa optimisme baru bagi pembangunan ekonomi di Sulawesi Tengah. ***

×
Berita Terbaru Update