Oleh: Elkana Lengkong
Redaktur Eksekutif
ALASANNEWS, PALU – Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulawesi Tengah (Sulteng) 2030 masih terhitung lama. Namun, bursa politik mulai menghangat seiring munculnya nama-nama seperti Walikota Palu Hadianto Rasyid dan mantan Sekprov Sulteng Hidayat Lamakarate.
Di tengah dinamika tersebut, pasangan petahana Gubernur Sulteng Dr H Anwar Hafid M.Si dan Wakil Gubernur dr Renny A. Lamadjido Sp, PK M.Kes dinilai punya peluang besar melanjutkan kepemimpinan ke periode kedua memimpin Sulteng.
Guru Besar Kebijakan Publik Universitas Tadulako (Untad) Palu, Prof. Dr. Slamet Riadi Cante, M.Si., menyebut pasangan petahana ini memiliki modal politik kuat berkat implementasi program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
“Figur Anwar Hafid dan Renny Lamadjido dengan program 9 BERANI, khususnya Berani Cerdas dan Berani Sehat, menjadi barometer kuat. Pasangan ini berpeluang besar memimpin kembali Sulteng pada 2030,” kata Slamet melalui pesan WhatsApp, Rabu (12/8/2026).
Slamet menjelaskan, sembilan program prioritas Pemprov Sulteng tersebut mendapat respons positif karena mengedepankan asas manfaat bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
“Masalah ekonomi bulanan keluarga, seperti pembayaran uang sekolah atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) anak, kini teratasi. Begitu pula iuran BPJS Kesehatan, semua ditanggulangi Pemprov,” ujarnya.
Kinerja Jadi Modal Politik
Peluang Anwar-Renny memimpin dua periode tidak sekadar bertumpu pada popularitas atau sokongan partai politik. Kemampuan menerjemahkan visi-misi menjadi kebijakan konkret menjadi investasi politik utama petahana.
Meski peta politik 2030 masih dinamis, capaian kinerja beberapa tahun ke depan akan menentukan tingkat kepercayaan pemilih. Pasangan Anwar-Renny terus mengoptimalkan 9 Program BERANI sebagai motor pembangunan daerah.
Pada rapat koordinasi di Morowali, Juli 2026, Anwar Hafid menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memaksimalkan eksekusi program yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, perikanan, hingga jaminan sosial.
Realisasi Bantuan Pendidikan dan Kesehatan
Program Berani Cerdas mencatatkan dampak sosial yang signifikan. Data Pemprov Sulteng menunjukkan, program ini menjangkau 23.569 penerima manfaat hingga akhir 2025 dengan alokasi anggaran lebih dari Rp84 miliar untuk subsidi UKT mahasiswa. Langkah ini dinilai efektif membuka akses pendidikan tinggi bagi keluarga kurang mampu.
Di sektor kesehatan, program Berani Sehat hadir sebagai jaring pengaman sosial. Kebijakan ini memastikan kelompok masyarakat rentan mendapat layanan medis tanpa terbebani biaya, sekaligus menekan risiko guncangan ekonomi rumah tangga akibat masalah kesehatan.
Pertumbuhan Ekonomi dan Konektivitas Global
Di bawah kepemimpinan Anwar-Renny, ekonomi Sulawesi Tengah tumbuh impresif sebesar 8,47 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata pertumbuhan nasional yang tercatat 5,05 persen. Akselerasi ini ditopang oleh masifnya industri hilirisasi mineral. Tantangan pemerintah berikutnya adalah memastikan pertumbuhan makro ini berdampak pada pemerataan kesejahteraan masyarakat lokal.
Selain ditopang pengalaman Anwar memimpin Morowali dua periode, Pemprov Sulteng kini mulai membuka akses pasar global. Pembukaan rute penerbangan langsung Palu–Guangzhou menjadi jembatan perdagangan, investasi, dan pariwisata daerah.
Pemprov juga menjalin kerja sama riset dan teknologi pertanian dengan Provinsi Hainan dan Sichuan di Tiongkok untuk menggenjot produktivitas komoditas unggulan seperti durian, kelapa, dan kakao.
Fokus Mengurus Rakyat
Merespons proyeksi politik dua periode, Anwar Hafid menegaskan dirinya saat ini hanya fokus menuntaskan program kerja, bukan memikirkan Pilkada 2030.
“Saya dan Ibu Renny fokus mewujudkan program 9 BERANI agar memberi dampak nyata bagi masyarakat Sulteng. Urusan periode kedua sepenuhnya hak masyarakat sebagai pemilik suara,” tegas Anwar.
Apresiasi senada datang dari mantan Gubernur Sulteng dua periode, Mayjen TNI (Purn) H.B. Paliudju. Ia menilai duet petahana ini telah teruji di lapangan.
“Program 9 Berani yang peduli pada masyarakat terbukti memberikan asas manfaat yang nyata,” kata Paliudju.
Konsistensi eksekusi program ini dinilai menjadi kunci utama Anwar-Renny untuk kembali mengamankan kepercayaan publik pada Pilkada mendatang.


